Articles

UMKM 4.0 by Jagoan Indonesia

Sebelum ayas membahas siap dan tidak siap, ayas akan membahas dulu apa itu revolusi industri 4.0. kita sering mendengar istilah revolusi industri 4.0 dari berbagai artikel dan berbagai pembicaraan tokoh nasional maupun internasional. Kok cepet ilakes udah sampai 4? Pertama, kedua dan ketiganya kapan?

Istilah revolusi industri sendiri sebenarnya merujuk kepada perubahan secara besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang. Dalam sejarah dunia telah tercatat sebanyak tiga kali mengalami perubahan, dan sekarang kita telah mengalami perubahan yang keempat. Setiap perubahan selalu diikuti dengan perubahan di bidang lain seperti politik, militer, ekonomi bahkan budaya.

Singkatnya revolusi industri adalah proses mempermudah sesuatu yang awalnya sulit, mahal dan lama menjadi begitu cepat, murah dan mudah. Seperti sifat alamiah manusia yang selalu mencari cara untuk melakukan sesuatu agar lebih mudah, murah dan cepat. Nah sekarang ayas akan membahas tentang urutan dari perubahan industri tersebut.

Revolusi industri pertama atau revolusi industri 1.0 mengacu pada penggunaan mesin uap sebagai pengganti tenaga manusia dan tenaga hewan.

Revolusi industri kedua atau revolusi industri 2.0 mengacu pada penggunaan listrik dan produksi masal untuk menambah output yang dihasilkan oleh suatu industri.

Revolusi industri ketiga atau revolusi industri 3.0 merujuk pada penggunaan teknologi untuk menggantikan tenaga manusia yang digunakan untuk berproduksi. Hal ini tentu saja membuat produksi lebih cepat, lebih banyak dan memakan sedikit biaya.

Nah untuk yang terakhir adalah revolusi yang sedang sobat sekalian hadapi yaitu revolusi industri 4.0 yang mengacu pada pendigitalisasian semua lini produksi. Semua aspek telah menjadi digital. Semua itu dilakukan semata-mata hanya untuk mengefisienkan proses produksi yang dilakukan. Era ini menuntut umak kabeh untuk bertindak lebih cepat, lebih kreatif, lebih efisien, lebih murah dan lebih baik dalam memberikan pelayanan. Perubahan di era ini terlihat sangat cepat dan dramatis sehingga tak sedikit orang yang terkejut dengan perubahan ini. Perubahan terjadi disemua bidang seperti bidang transportasi, bidang informasi, bidang hiburan, bidang bisnis dll.

Pertanyaan terpenting, siapkah umak kabeh menjadi UMKM 4.0? jawabannya harus siap

Pertama yang harus dilakukan yaitu mulailah online. Manfaatkan semua sosial media hingga website yang diperuntukan untuk tempat berjualan. Dengan ini akan mempermudah umak dalam memasarkan produk. Online juga akan memangkas jarak dari produsen ke konsumen yang sebelumnya harus melewati distributor dan toko sebelum ke konsumen.

Kemudian yang harus dilakukan adalah berinovasi. Berinovasi dalam bidang apa? semuanya. Mulailah berinovasi dengan produk umak, buat produk tersebut menjadi lebih berkualitas dan menarik untuk dicoba. Kemudian inovasikan pula pelayanan, buat pelayanan yang umak berikan berbeda dan unik tapi tetap gunakan attitude yang baik. Yang terakhir adalah berinovasi dengan branding. Kenapa harus berinovasi pada branding sih? Pada artikel sebelumnya sudah ayas jelaskan pentingnya branding, karena branding itu ibaratkan perkenalan. Semakin unik dan semakin berbeda perkenalan umak kabeh maka semakin mudah pula produk umak dikenal oleh masyarakat.

Tak hanya itu kerjasama dengan perguruan tinggi pemerintah, pelaku usaha lain dan investor juga mampu untuk menjadi tiang penyangga umak kabeh dalam mengadapi terjangan UMKM 4.0.

Intinya pelajari dahulu semuanya, kemudian realisasikan semua yang umak pelajari, ulangi bila mengalami kegagalan, ulangi terus hingga umak kabeh mencapai keberhasilan.

Ingat satu hal jagoan, sedikit lebih beda itu lebih baik daripada sedikit lebih baik (pandji pragiwaksono). Sampai jumpa jagoan.(BA)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button