#support_locals

JAGOAN
INDONESIA

Apa itu Jagoan Indonesia (JI)? JI, adalah kolaborasi untuk mengembangkan bisnis lokal Indonesia.


Kami adalah, Dias (Dosen FEB UB), Akhmad (Ailani Food), Sasa (Lohjinawi-creative production house), Nanang (Tax and Financial Consultant) dan Arty (Vloger dan Designer). JI kami lahirkan sebagai sebuah “sociopreneur” yang diharapkan mampu berdampak mendukung eksistensi dan inovasi produk lokal UKM/UMKM untuk bisa kompetitif dan go global. Mimpi kami adalah bangsa indonesia akan menjadi bangsa yang besar dengan kekuatan dan kemandirian produk-produk lokalnya.

JI bagi kami adalah sebuah “legacy” tentang pemikiran dan gagasan tentang membangun ekonomi kerakyatan. Yang secara sederhana dimulai dari kecintaan terhadap produk lokal dan dukungan terhadap pengrajin dan pebisnis lokal.

Kami hadir bukan untuk menolak asing, karena hadirnya asing adalah tempat bagi kami untuk bersaing, berinovasi dan belajar tentang sebuah dinamisme pasar. Kami hadir untuk mendukung produk lokal berkompetisi dengan produk-produk asing dengan strategi yang “baik” dan “benar”. Karena “kemenangan” bukan tujuan utama kami, tapi proses yang terus diusahakan baik dan semangat yang terus bergelora menjadi nafas kami dalam berusaha.

Semoga kami bisa diterima ditengah-tengah masyarakat Indonesia dan dunia. Mohon doa dan semangatnya bagi kami dan produk-produk lokal Indonesia untuk terus berjuang dan berusaha membangun “jagoan-jagoan” Indonesia masa depan.



Sejarah Singkat Jagoan Indonesia (JI).

Kami lahir di tahun 2016 dengan nama UMKM Jagoan, kami memulai dengan membuat sebuah database UMKM di seluruh Indonesia (www.umkmjagoan.com). Kami juga dipercaya untuk menjadi trainner dan fasilitator tentang UMKM dari berbagai pihak, baik itu BUMN, Perguruan Tinggi, Perbankan maupun komunitas-komunitas UMKM. Selain itu, kami terlibat dalam berbagai riset tentang UMKM, serta terlibat dalam berbagai FGD (Focus Group Discussion) untuk pengembangan UMKM di Indonesia. Kami merasa senang terlibat dalam kegiatan-kegiatan tersebut, dan pengalaman itu tentunya menjadi modal kami mengembangkan UMKM Indonesia kedepannya.

Namun, ada hal yang kami selalu pikirkan tentang isu “sustainability” dalam mengemban amanah ini. Dalam setiap program yang diluncurkan oleh instansi-instansi tersebut seringkali menjadi “bumerang” bagi UMKM itu sendiri, karena beberapa program di desain sangat pendek waktunya dan terkesan dikejar target. Bahkan beberapa program sangat identik dengan “one size fits all”, padahal di lapangan UMKM memiliki masalah yang unik.

Oleh karena itu, JI hadir dengan konsep Socio-preneur dimana bisnis ini dilakukan tidak murni bisnis namun kami tetap memang prinsip-prinsip good governance, agar sustainability bisnis ini dapat berjalan dengan kontinyu. Dan yang lebih penting, JI akan berdampak pada pemberdayaan nyata bagi bisnis lokal. Kami tidak lagi menggunakan term UMKM di brand kami, karena kami yakin bisnis lokal akan besar. Kami inshaAllah yakin, tagging yang terus kami dengungkan tentang #support_locals akan menjadi gerakan besar seiring dukungan dan kecintaan masyarakat Indonesia atas produk-produk lokalnya.

Kami berterima kasih pada Transmart group yang memberikan fasilitasi bagi JI untuk merealisasikan cita-cita besar ini.
Perjuangan untuk Indonesia akan kami mulai dari sini, dibantu temen-temen bisnis lokal yang saat ini tergabung di JI. Kami memulai dengan jagoan-jagoan lokal yang telah lama konsisten membangun brand mereka. JI hadir mendukung mereka dengan melakukan Re-branding, tanpa harus menghilangkan identitas mereka sebagai brand mereka sendiri. Kami akan menghadirkan mereka dalam sebuah cerita dan kualitas produk yang terbaik. Dan inilah kerja bersama kami untuk mewujudkan jagoan-jagoan di Indonesia.

3 Jagoan Roasters JI.


Jagoan Indonesia punya banyak sahabat roasters “beken” di Kota Malang. Roasters yang ada di Kota Malang memiliki kekhasan masing-masing, bahkan dari beberapa roasters memiliki prestasi baik di tingkat regional maupun nasional. Mengangkat roasters Malang untuk masuk di retail modern tentu bukan perkara yang “mudah”. Kami, JI, harus memulai dengan mengedukasi pasar bahwa “specialty coffee” berbeda dengan brand-brand besar yang ada di pasaran. Kami yakin bahwa specialty coffee yang di “roasted” oleh roaster lokal memiliki idealisme tersendiri, karena mereka memiliki resep khusus mengolah beans-beans berkualitas menjadi kopi berkualitas.

Mengapa brand besar mampu menjual lebih murah dari JI? Karena mereka membeli green beans dengan harga yang lebih murah karena kuantitas yang lebih besar. Mereka mampu me-roasted beans dalam skala ekonomi yang lebih besar pula, sehingga harga “brand-brand” besar jauh lebih murah dengan yang kami buat. Namun kami tidak ragu untuk membuktikan bahwa kualitas beans lokal yang diproduksi oleh temen-temen roasters jauh lebih baik dari brand-brand besar yang sudah ada. Kami siap membuktikannya, karena jika anda tidak puas dengan beans yang kami buat, kami siap menyeduhkannya untuk anda menjadi Kopi terbaik untuk dinikmati.

Untuk memulainya, kami akan memperkenalkan 3 roasters yang dimiliki Kota Malang: Nomaden, Sura dan Vens Family. Ketiganya adalah sahabat Jagoan Indonesia yang telah lama menyajikan kopi terbaik untuk masyarakat dan pecinta Kopi di Malang. Jadi, kesempatan ini akan menjadi awal baru sebuah kolaborasi kopi dan dukungan terhadap upaya #support_locals kami.

Kami akan terus mencari Jagoan-jagoan kopi lokal yang akan kami dukung terus, demi besarnya nama kopi roasters lokal di Indonesia. Konsistensi inilah yang kami upayakan agar roasters lokal makin “semangat” mengembangkan kualitas terbaiknya dimasa depan. www.jagoanindonesia.id